NGRAMPAL - Tidak semua barang bekas adalah barang yang tidak
bermanfaat lagi. Akan tetapi bagaimana barang bekas itu mampu kita kelola
sehingga mempunyai sebuah nilai dan faedah yang lebih. Bahkan jika kita sedikit
kreatif barang bekas itu kemudian akan menjadi sebuah ladang bisnis yang
menguntungkan.
Di Kecamatan Ngrampal terdapat pengrajin sandal atau penjual
sandal. Sandal buatan warga ini dikenal dengan nama sandal bandol atau sandal ban
bodol (ban bekas). Diberi nama seperti itu karena bahan dasar sandal terbuat
dari limbah ban bekas kendaraan seperti truk atau bus.
Ban bekas kendaraan sudah lama dimanfaatkan oleh pengrajin untuk digunakan
sebagai bahan membuat sandal. Namun, seiring perkembangannya ban bekas tidaklah
lagi digunakan sebagai bahan utama pembuat sandal tapi digunakan sebagai alas
sandal. Sedangkan bagian atas sandal kini terbuat dari spon.
Kerajinan Ban bekas ini daya tahannya bisa mencapai puluhan tahun, Malah yang
kalah daya tahan karena karat justru pakunya. Selama itu, paku yang lebih
banyak diganti sedangkan ban bekasnya masih tampak utuh.
